HISTORICAL RECOUNT
Historical Recount
Ada beberapa text dalam bahasa Inggris yang kita ketahui antara lain: Narrative Text, Recount Text, Procedure Text, Report Text, Analyticl Exposition Text, Hortatory Exposition Text, Explanation Text, Descriptive Text, Discussion Text, News Item Text, Review Text, Anecdote Text, Spoof Text. Kali ini IBI akan membahas tetang Recount Text.
Pengertian Recount Text
Recount atau menceritakan adalah satu teks yang renegosiasi kejadian atau pengalaman di masalalu. Tujuannya adalah untuk memberitahu atau menghibur penonton. Ada tidak ada komplikasi di antara peserta dan yang membedakan dari narasi. Contohnya seperti pengalaman Anda berlibur atau suatu pengalaman menyenankan maupun berkesan lainnya. Berbeda dengan narrative text, pada recount text tidak terdapat complication atau conflict masalah.
Recount dan Naraition text, Keduanya mengatakan sesuatu di masa lalu sehingga narasi dan menceritakan biasanya berlaku masa LAMPAU; Apakah sederhana masa lalu tegang, sederhana masa lalu terus-menerus tegang atau tegang masa lalu. Cara narasi dan menceritakan kepada berada di urutan kronologis menggunakan waktu atau tempat. Umumnya narasi teks ini ditemui dalam buku cerita; mitos, dongeng, cerita rakyat, dll sementara menceritakan teks ini ditemui dalam biografi.
Satu hal yang membuat narasi dan menceritakan berbeda adalah struktur di mana mereka dibangun. Narasi menggunakan konflik di antara peserta Apakah alam konflik, konflik sosial atau psikologis konflik. Dalam beberapa cara narasi teks menggabungkan semua konflik ini. Sebaliknya, kita tidak menemukan konflik ini dalam menceritakan teks. Menceritakan berlaku serangkaian acara sebagai struktur dasar.
Ciri Recount Text
- Memperkenalkan peserta pribadi; I, my group, etc
- Menggunakan simple past tense
- Menggunakan koneksi kronologis; then, first, etc
- Menggunakan menghubungkan kata kerja; was, were, saw, heard, etc
Tujuan Recount Text
Untuk menceritakan pengalaman atau kejadian dan peristiwa yang terjadi pada masa lalu secara kronologis atau secara berurutan dengan tujuan untuk menghibur (entertain) pembaca atau pendengar (atau sebaliknya).
Macam Recount Text
- Personal Recount ( pribadi)Yaitu menceritakan tentang pengalaman pribadi penulis
- Factual Recount (fakta)Yaitu laporan peristiwa yang benar-benar terjadi, seperti laporan percobaan ilmu pengetahuan, laporan kepolisian.
- Imaginative (Imaginasi)Yaitu membuat cerita imaginative lalu menuliskan peristiwa atau kejadian yang telah terjadi.
Generic Structure Recount Text
1. Orientation
Pada bagian ini, penulis memulai cerita dengan mengenalkan latar belakang informasi yang menjawab, kapan, di mana kejadian atau peristiwa itu terjadi pada masa lampau. pengenalan berupa memberikan informasi tentang siapa, dimana dan kapan peristiwa atau kejadian itu terjadi di masa lampau.
2. Events
Setelah menceritakan latar belakang atau identitas pelaku, setting tempat dan waktunya, pada bagian ini barulah penulis mulai menceritakan jalannya cerita secara urut atau kronologis. rekaman peristiwa yang terjadi, biasanya disampaikan dalam urutan kronologis, seperti : “In the first day… . And in the next day… . And in the last day… .” Pada bagian ini terdapat juga komentar pribadi tentang peristiwa atau kejadian yang diceritakan.
3. Reorientation
Generic structure dari recount text yang terakhir adalah reorientation, pengulangan pengenalan yang ada di orientation, pengulangan tentang rangkuman peristiwa atau kejadian yang diceritakan. banyak yang menjelaskan bagian ini dengan rangkuman yang berisi pengulangan bagian orientation. Tapi bagi saya, bagian ini sebenarnya adalah bagian conclusion (kesimpulan) atau penutup yang mengekspresikan pendapat pribadi penulis tentang kejadian yang telah diceritakan. Misalnya cerita tentang liburan, maka penulis akan menyimpulkan kesan tentang liburannya dengan “what an exciting holiday! I will go there again someday“.
6. Contoh Recount Text
My Adolescence
I had my adolescence when I was thirteen.
It started with acne that showed up on my face. It was very annoying. It lowered my self-esteem and I was embarrassed to come out of my house and play with friends.
Fortunately, my Mum gave me a good medicine. In three weeks, the acnes started to vanish although those showed some black spots in my face.
That was my bad experience with adolescence, though there were still lots of good experience too.


0 Comments